Kabar Duka, Cyanogen Bakal Berhenti Beroperasi Mulai Akhir Bulan Ini
Kabar
duka bagi para penggemar custom ROM Android; Cyanogen selaku pemilik
CyanogenMod secara mengejutkan mengumumkan bahwa mereka tak lagi
beroperasi mulai akhir tahun ini, alias tepat tanggal 31 Desember 2016.
Sebagai bagian proses tersebut, Cyanogen bakal mematikan layanan mereka
secara bertahap, dan proses pengembangan build nightly yang rutin
ditunggu para penggemar juga bakal dihentikan mulai tanggal tersebut.
Untuk ROM CyanogenMod yang dulu sempat menjadi custom ROM dengan basis pengguna terbesar di dunia, ROM tersebut bakal tetap dipertahankan dan dikembangkan oleh pihak komunitas, dan masih akan tetap bisa bertahan selama ada pihak pengembang yang mau melanjutkan pengembangannya sebagai proyek pribadi. Source code ROM CyanogenMod masih akan bisa diakses oleh siapapun yang ingin mengutak-atiknya.
Tidak ada penjelasan lebih jauh tentang mengapa Cyanogen tiba-tiba berhenti beroperasi, dan pengumuman di halaman web resmi mereka juga cuma sebatas mengumumkan keputusan untuk berhenti beroperasi saja. Desas-desus tentang kondisi Cyanogen sudah mulai muncul beberapa bulan yang lalu, dimana Cyanogen dikabarkan melakukan PHK terhadap 30 karyawannya. CEO Cyanogen sempat menyangkal kalau perusahaannya dalam kondisi bahaya, namun kemudian beredar kabar kalau Cyanogen telah menggelembungkan jumlah aktif pengguna bulanan demi mengamankan dana investor yang menyokong operasional perusahaan.
Dugaan tentang kondisi Cyanogen memang betul-betul parah kembali menguat setelah Steve Kondik selaku salah satu pendiri Cyanogen memutuskan untuk mundur dari perusahaan pada awal Desember kemarin.
Untuk ROM CyanogenMod yang dulu sempat menjadi custom ROM dengan basis pengguna terbesar di dunia, ROM tersebut bakal tetap dipertahankan dan dikembangkan oleh pihak komunitas, dan masih akan tetap bisa bertahan selama ada pihak pengembang yang mau melanjutkan pengembangannya sebagai proyek pribadi. Source code ROM CyanogenMod masih akan bisa diakses oleh siapapun yang ingin mengutak-atiknya.
Tidak ada penjelasan lebih jauh tentang mengapa Cyanogen tiba-tiba berhenti beroperasi, dan pengumuman di halaman web resmi mereka juga cuma sebatas mengumumkan keputusan untuk berhenti beroperasi saja. Desas-desus tentang kondisi Cyanogen sudah mulai muncul beberapa bulan yang lalu, dimana Cyanogen dikabarkan melakukan PHK terhadap 30 karyawannya. CEO Cyanogen sempat menyangkal kalau perusahaannya dalam kondisi bahaya, namun kemudian beredar kabar kalau Cyanogen telah menggelembungkan jumlah aktif pengguna bulanan demi mengamankan dana investor yang menyokong operasional perusahaan.
Dugaan tentang kondisi Cyanogen memang betul-betul parah kembali menguat setelah Steve Kondik selaku salah satu pendiri Cyanogen memutuskan untuk mundur dari perusahaan pada awal Desember kemarin.





0 komentar:
Post a Comment